Senin, 18 Februari 2013

KENAPA BAYI NANGIS WAKTU LAHIR?



Kenapa setiap bayi yang baru di lahirkan selalu menangis? Ini pertanyaan yng sering bikin kita bertnya-tanya. Kenapa tidak tertwa saja sekalian?
              Kalo alasan orang dulu. Tangisan bayi merupakan tanda perjuangan hidup yang bakal di lakukan kelak engak akan gampang.
              Tangisan seorang bayi yang baru di lahirkan adalah bagian dari komunikasi antara si ibu dengan si bayi. Lewat tangisan itu, si ibu tahu atau sebagai indikator kalo bayi yang di lahirkan selamat. Tangisan bayi juga sebagai penghilang rasa sakit aat melahirkan dan sekaligus penghantar rasa bahagia.
              Sementara bag si bayi, tangisanya merupakan bagian proses pengambilan nafas untuk pertamakalinya melalui peredaran darah. Tangisan tersebut bisa di bilang bagian dari sirkulasi buat mengirim ogsigen ke peru-paru. Dan tangisan itu ngebantu membuka paru-parunya si bayi supaya bisa menghirup ogsigen.
              Tangisan bayi punya pengaruh basar dalam meningkatkan aktufitas otak si ibu khususnya sih buat ibu yang mengalami persalinan secara normal. Kalo ibu yang melewati persalinan secara caesar, bukan berarti seperti engak bisa seperti yang normal. Cuman lonjakanya aja yang berbeda.
              Menurut para peneliti, reaksi ibu yang baru pertama kali mendengar tangisan bayi sast proses persalinan secara normal selesai, salah satu respon yang di termanya adalah amigdala. Salah stu bagian otak yang dalam mengatur emosi seorang ibu. Bukan Cuma si ibu, tapi juga termasuk bayi.

SUMBER :       
Tabloid TV remaja GAUL  
 edisi 44 tahun VIII/16-22 nov 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar